Laporan Kinerja

In: Business and Management

Submitted By yudhatama
Words 3918
Pages 16
Slide 1
Setiap instansi pemerintah berkewajiban untuk menyiapkan, menyusun dan menyampaikan laporan kinerja secara tertulis, periodik dan melembaga. Pelaporan kinerja ini dimaksudkan untuk mengkomunikasikan capaian kinerja instansi pemerintah dalam suatu tahun anggaran yang dikaitkan dengan proses pencapaian tujuan dan sasaran instansi pemerintah. Pelaporan kinerja oleh instansi pemerintah ini kemudian dituangkan dalam dokumen Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)
Slide 2
Prinsip-Prinsip LAKIP
Penyusunan LAKIP harus mengikuti prinsip-prinsip pelaporan pada umumnya, yaitu laporan harus disusun secara jujur, obyektif, akurat dan transparan. Di samping itu, perlu pula diperhatikan: * Prinsip lingkup pertanggung jawaban. Hal-hal yang dilaporkan harus proporsional dengan lingkup kewenangan dan tanggung jawab masing-masing dan memuat baik mengenai kegagalan maupun keberhasilan. * Prinsip prioritas. Yang dilaporkan adalah hal-hal yang penting dan relevan bagi pengambilan keputusan dan pertanggungjawaban instansi yang diperlukan untuk upaya-upaya tindak lanjutnya. * Prinsip manfaat, yaitu manfaat laporan harus lebih besar daripada biaya penyusunannya, dan laporan harus mempunyai manfaat bagi peningkatan pencapaian kinerja.
Dalam hubungan itu, perlu pula diperhatikan beberapa ciri laporan yang baik seperti relevan, tepat waktu, dapat dipercayai, diandalkan, mudah dimengerti (jelas dan cermat), dalam bentuk yang menarik (tegas dan konsisten, tidak kontradiktif antar bagian), berdaya banding tinggi (reliable), berdaya uji (verifiable), lengkap, netral, padat, dan mengikuti standar laporan yang ditetapkan.
Slide 3
Pedoman penyusunan LAKIP tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Kepala LAN Nomor 239 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan telah disempurnakan dengan terbitnya Peraturan Menteri Negara…...

Similar Documents

Csr Dan Hubungannya Dengan Kinerja Perusahaan

...dan Sayekti dan Wondabio (2007). Penelitian yang menginvestigasi hubungan CSR dan kinerja perusahaan yang meliputi kinerja keuangan dan kinerja ekonomi dilakukan oleh Mahoney et al (2003) yang meneliti hubungan antara kinerja sosial dan lingkungan perusahaan dengan kinerja keuangan (ROE dan ROA) dengan variabel kontrol debt to assets ratio dan assets. Hasilnya menunjukkan hubungan positif. Penelitian Suratno et al (2006) menunjukkan bahwa environmental performance berpengaruh secara positif terhadap economic performance. Fauzi et al (2007) merupakan peneliti yang mengembangkan model slack resource theory dan good manajement theory dalam meneliti hubungan Corporate Social performance dan Corporate Financial Performance (ROE dan ROA). Hasil studi tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Analisis lebih jauh dengan menggunakan slack resource theory menunjukkan size perusahaan mempengaruhi hubungan CSP dan CFP. Sayekti dan Wondabio (2007) meneliti pengaruh CSR disclosure terhadap Earning Response Coefficient. Bukti empiris menunjukkan CSR berpengaruh negatif terhadap earning response coefficient, yang mengindikasikan bahwa investor mengapresiasi informasi CSR yang diungkapkan dalam laporan tahunan perusahaan. Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Widiastuti (2002) justru menunjukkan pengaruh positif. Fiori et al (2007) meneliti CSR terutama yang berkaitan dengan reaksi investor dan memproksi kinerja perusahaan menggunakan stock price. Hasil empirisnya menunjukkan CSR tidak......

Words: 3307 - Pages: 14

Laporan Praktikum

...LAPORAN PRAKTIKUM Remote Laboratory Disipasi Kalor HotWire Nama : Eki Noerfitriyani NPM : 1306368053 Fakultas/Prodi : Teknik/Teknik Lingkungan No&Nama Percobaan :KR01, Disipasi Kalor HotWire Minggu Percobaan : Ke-1 Tanggal Percobaan : 21 September 2013 LABORATORIUM FISIKA DASAR UPP IPD UNIVERSITAS INDONESIA 2013 I. Tujuan Praktikum Menggunakan hotwire sebagai sensor kecepatan aliran udara. II. 1. 2. 3. 4. 5. 6. Alat Kawat pijar (hotwire) Fan Voltmeter dan Ampmeter Adjustable power supply Camcorder Unit PC beserta DAQ dan perangkat pengendali otomatis III. Teori Single normal probe adalah suatu tipe hotwire yang paling banyak digunakan sebagai sensor untuk memberikan informasi kecepatan aliran dalam arah axial saja. Probe seperti ini terdiri dari sebuah kawat logam pendek yang halus yang disatukan pada dua kawat baja. Masing masing ujung probe dihubungkan ke sebuah sumber tegangan. Energi listrik yang mengalir pada probe tersebut akan didispasi oleh kawat menjadi energi kalor. Besarnya energi listrik yang terdisipasi sebanding dengan tegangan , arus listrik yang mengalir di probe tersebut dan lamanya waktu arus listrik mengalir. P = v i Δ t .........( 1 ) Bila probe dihembuskan udara maka akan merubah nilai resistansi kawat sehingga merubah besarnya arus listrik yang mengalir. Semakin cepat udara yang mengalir maka perubahan nilai resistansi juga semakin besar dan arus listrik yang mengalir juga berubah. Jumlah perpindahan panas yang diterima probe......

Words: 1923 - Pages: 8

Laporan Liberisasi

...1|ASC FISIP UI Laporan Penelitian ASEAN Study Center Universitas Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Makmur Keliat, Ph.D Asra Virgianita, MA Shofwan Al Banna Choiruzzad, Ph.D Agus Catur Aryanto Putro, S.Sos 2013 2|ASC FISIP UI KATA PENGANTAR Laporan penelitian ini merupakan hasil penelitian tentang Tenaga Kerja Terampil Indonesia dan Liberalisasi Jasa ASEAN yang dilakukan oleh ASEAN Study Center Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Tema penelitian ini menjadi tema penting mengingat urgensinya untuk menata kesiapan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. Penelitian ini mengkaji kondisi delapan sektor yang telah disepakati di dalam Mutual Recognition Arrangement atau Mutual Recognition Agreement Framework. Analisis dirancang untuk: (1) mendapatkan gambaran mengenai nilai strategis berbagai sektor jasa yang disepakati di dalam ASEAN MRA dan MRA Framework; (2) memetakan daya saing pekerja terampil Indonesia di berbagai sektor tersebut; (3) mengidentifikasi tantangan-tantangan yang akan muncul berkaitan dengan liberalisasi sektor jasa ASEAN di masing-masing sektor jasa. Dengan kajian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pada pembuatan kebijakan berkaitan dengan liberalisasi sektor jasa ASEAN dengan tentu saja menempatkan kepentingan nasional Indonesia sebagai......

Words: 37778 - Pages: 152

Pengukuran Kinerja

...UNIVERSITAS INDONESIA RINGKASAN ARTIKEL PRAKTEK PROFESIONAL PENGUKURAN KINERJA: DARI FILOSOFI KE PRAKTEK MAKALAH INDIVIDU MATA AJAR MANAJEMEN STRATEJIK IQBAL FANHAZ NPM. 1306358046 Kelas AKM 13-1 PAGI FAKULTAS EKONOMI PROGRAM STUDI MAGISTER AKUNTANSI - PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI JAKARTA MARET 2014 STATEMENT OF AUTHORSHIP Saya yang bertandatangan di bawah ini menyatakan bahwa makalah/tugas terlampir adalah murni hasil pekerjaan saya sendiri. Tidak ada pekerjaan orang lain yang saya gunakan tanpa menyebutkan sumbernya. Materi ini tidak/belum pernah disajikan/digunakan sebagai bahan untuk makalah/tugas pada mata ajaran lain, kecuali saya menyatakan dengan jelas bahwa saya menggunakannya. Saya memahami bahwa tugas yang saya kumpulkan ini dapat diperbanyak dan atau dikomunikasikan untuk tujuan mendeteksi adanya plagiarisme. |Nama Mahasiswa |: |Iqbal Fanhaz | |NPM |: |1306358046 | |Kelas |: |AKM 13-1 Pagi | |Mata Ajar |: |Manajemen Stratejik | |Judul Makalah/Tugas |: |Pengukuran Kinerja: Dari Filosofi ke Praktek | |Pengajar......

Words: 705 - Pages: 3

Laporan Akhir Manajemen Operasional

...  Laporan  Akhir  Manajemen  Operasional   Lombok  Tour   05  PKJ  –  Binus  University   ABSTRACT   Manajemen  operasi  adalah  area  bisnis  yang  berfokus  pada  proses  produksi   barang  dan  jasa,  serta  memastikan  operasi  bisnis  berlangsung  secara  efektif  dan   efesien.  Seorang  manajer  operasi  bertanggung  jawab  mengelola  proses   pengubahan  input  (dalam  bentuk  material,  tenaga  kerja,  dan  energi)  menjadi   output  (dalam  bentuk  barang  dan  jasa).           Daftar  Isi   Profil  Perusahaan  ...................................................................................................   3   Pengertian  manajemen  operasional  ..........................................................................................................  3   Aplikasi  teori  manajemen  operasional  .....................................................................................................  4   Product  Design  .......................................................................................................   5   PRODUCT  LIFE  CYCLE  ......................................................................................................................................  5  ......

Words: 3119 - Pages: 13

Summary Manajemen Kinerja

...TUGAS SUMMARY No. Presensi : 28 Mata Kuliah : Manajamen Kinerja No. Mahasiswa : 12311427 Nama Mahasiswa : Ilham Setiawan No. Tugas : IX Judul Tugas : Pentingnya Mengevaluasi Perkembangan Kinerja Karyawan. Deadline Tugas : 19 Desember 2014 Kategori Hasil : SB / B / C / K / SK Nilai : Catatan : _______________________________________ __________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA FAKULTAS EKONOMI JURUSAN MANAJEMEN 2014 BAB 9 PENTINGNYA MENGEVALUASI PERKEMBANGAN KARYAWAN Evaluasi perkembangan (Gilley dan Davidson: 1999) merupakan alat yang baik untuk menentukan apakah karyawan mampu menciptakan hasil yang memuaskan dan melaksanakan aktivitas untuk mencapai atau melebihi standar kinerja. Evaluasi pengembangan digunakan untuk menilai kepuasan internal dan eksternal stakeholder dengan produk atau jasa yang dihasilkan oleh karyawan. Evaluasi pengembangan memberikan karyawan umpan balik pada performanya sehingga karyawan dapat mengetahui kekuatan dan hasil yang diraih pada waktu tertentu, menyiapkan area untuk berkembang, menentukan tujuan untuk jangka waktu enam bulan atau satu tahun kedepan, dan meninjau hasil yang......

Words: 1469 - Pages: 6

Laporan Magang

...LAPORAN KELOMPOK MAGANG KEAHLIAN BPJS KESEHATAN KABUPATEN KERINCI Oleh: Nevita Dolla Ariesty 1109362 FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2015 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Magang Keahlian Praktek Magang Keahlian merupakan kegiatan kurikuler yang dikemas dalam sebuah mata kuliah yaitu Magang Keahlian. Magang keahlian adalah suatu bentuk proses pembelajaran mahasiswa yang mendukung program pendidikan di FE UNP dan program teknis praktis yang ditemukan di lapangan. Penyelenggaraan pendidikan keahlian profesional yang memadukan secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di FE UNP dengan program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan pengalaman langsung di dunia kerja yang mengarah kepada pencapaian tingkat keahlian profesional tertentu. Dalam mata kuliah ini kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara langsung di dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keahlian praktis yang sesuai dengan situasi dan kondisi kerja nyata (riil) yang tidak diperoleh di perguruan tinggi sehingga mahasiswa diharapkan lebih memahami dan memiliki keterampilan dalam suatu disiplin ilmu. Hasil dari kegiatan magangkeahlian ini akan menjadi salah satu syarat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikannya di FE UNP dan aspek penentu bagi keberhasilan mereka di dunia kerja setelah lulus. Setiap mahasiswa FE UNP wajib mengikuti magang keahlian yang pelaksanaannya langsung di perusahaan atau di instansi pemerintah.......

Words: 3336 - Pages: 14

Pengukuran Kinerja Organisasi

...PENGUKURAN KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK [pic] (Ringkasan Materi Kuliah) Disusun Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Akuntansi Sektor Publik Oleh: |RANGGA RATRIASA | (F1314115) | |TAUFIK RISQIYANTO | (F1314083) | FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2014 PENGUKURAN KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK Layanan yang disediakan gratis dan dibiayai oleh pajak adalah ciri khas dari akuntansi sektor publik. Layanan yang dijual di pasar yang kompetitif, pendapatan penjualan akan memberikan informasi keuangan tentang bagaimana pengguna layanan menilai layanan yang diberikan: pengukuran pendapatan, bidang akuntansi, akan menjadi ukuran kinerja yang relevan. Penerimaan pajak tidak dapat memberikan tindakan tersebut. Permintaan tak henti-hentinya untuk pengukuran kinerja di sektor publik bertemu dengan tindakan-tindakan non-keuangan. Ini jenis tindakan memberikan tantangan tersendiri bagi akuntansi sektor publik. Tahap setelah operasional anggaran adalah pengukuran kinerja untuk menilai prestasi manajer dan unit organisasi yang dipimpinnya serta menilai akuntabilitas organisasi dan manager. Pengukuran kinerja yang handal (reliable) merupakan salah satu faktor kunci suksenya organisasi. A. PENGUKURAN KINERJA ORGANISASI SEKTOR PUBLIK. Sistem pengukuran kinerja sektor publik adalah suatu sistem......

Words: 3993 - Pages: 16

Analisa Laporan Keuangan

... |ANALISIS | |LAPORAN | |KEUANGAN | |CHAPTER 01 | |Gambaran Umum Analisis Laporan Keuangan | |CHAPTER 02 | |Pelaporan dan Analisis Keuangan | |PROGRAM PASCA SARJANA | |MAGISTER AKUNTANSI | |UNIVERSITAS TRISAKTI | [pic] KELOMPOK 1 : RONALD ( 123-131-067 ) DENNYS SURYA ( 123-131-015 ) MIFTAH ( 123-131-046 ) ARFIANTO ( 123-131-096 ) RIKA ( 123-131-064 ) WILLIAM ( 123-131-080 ) STEVANUS ( 123-140-140 ) DR. VINOLA HERAWATY, AK, CA, MSC UNIVERSITAS TRISAKTI KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa penulis dapat menyelesaikan tugas pembuatan makalah yang berjudul “ Gambaran Umum Analisis Laporan Keuangan & Pelaporan dan Analisis Keuangan ” dengan lancar. Semoga makalah ini bisa bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan penulis pada khususnya, penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini......

Words: 10835 - Pages: 44

Psak1-Penyajian-Laporan-Keuangan

...PSAK 1 – PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN IAS 1 - Presentation of Financial Statement Presented by: Dwi Martani Agenda 1 2 3 4 Tujuan dan Ruang Lingkup Laporan K L Keuangan Struktur dan Isi Ilustrasi 2 TUJUAN Dasar-dasar bagi penyajian laporan keuangan bertujuan umum ( (general purpose fi l financial statements) agar d i l t t t ) dapat t dibandingkan baik dengan laporan keuangan periode sebelumnya maupun dengan laporan keuangan entitas lain. Pernyataan ini mengatur: persyaratan bagi penyajian laporan keuangan struktur laporan keuangan persyaratan minimum isi laporan keuangan. PSAK 1 RUANG LINGKUP Entitas menerapkan Pernyataan ini dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan bertujuan umum sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Pernyataan ini tidak berlaku bagi penyusunan dan penyajian laporan keuangan entitas syariah. PSAK 1 Tujuan Laporan Keuangan Laporan keuangan adalah suatu penyajian terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas entitas. Tujuan laporan keuangan memberikan informasi mengenai posisi keuangan, kinerja keuangan, dan arus kas entitas yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam pembuatan keputusan ekonomi. p 5 Tujuan Laporan Keuangan Laporan keuangan menunjukkan hasil pertanggungjawaban p g j p gg gj manajemen atas penggunaan sumber daya yang dipercayakan kepada mereka. Laporan keuangan menyajikan informasi : p g y j aset; liabilitas; ekuitas; ; pendapatan dan......

Words: 1796 - Pages: 8

Laporan Anapraancis

...Sistem Informasi Rapor Penjelasan : Pada diagram use case sistem informasi rapor ini terdapat : - Dua aktor, yaitu : admin dan walikelas - Tujuh Usecase, yaitu : Login, Manajemen Siswa, Manajemen Guru, Manajemen Mata pelajaran, Manajemen Rapor, Manajemen Input nilai/nilai, dan Manajemen laporan. - Dua relasi hubungan, yaitu : include dan extend Setiap aktor harus terlebih dahulu melakukan login baru bisa masuk ke dalam sistem atau melakukan manajemen-manajemen yang ada di dalam sistem. Sehingga usecase login dan usecase lainnya memiliki hubungan include. Aktor Admin memiliki akses ke use case manajemen siswa, manajemen guru, manajemen mata pelajaran, manajemen rapor, dan manajemen laporan. Sedangkan untuk hak untuk manajemen nilai hanya dimiliki oleh walikelasr. Aktor walikelas selain memiliki hak untuk melakukan manajemen nilai/ input nilai juga memiliki hak untuk manajemen laporan. Didalam usecase manajemen laporan terdapat use case data siswa, data guru, data mata pelajaran dan data penilaian. Hubungannya adalah extend karena saat aktor melakukan pencetakan data siswa, data guru, data pelajaran maupun data penilaian itu berarti aktor sudah melakukan proses manajemen laporan. 2. Data Flow Diagram Level 0 Gambar 2. Data Flow Diagram Level 0 Sistem Informasi Rapor Penjelasan Pada DFD level 0 Sistem Informasi Rapor ini terdapat 2 entitas yaitu admin dan wali kelas. Entitas pada sistem ini memiliki peranan dan hak akses yang berbeda. Admin......

Words: 1152 - Pages: 5

Contoh Laporan Kp

...Sekertaris Daerah Jawa Tengah Berbasis Android Laporan Kerja Praktek [pic] Disusun oleh : Nama : Alvin Adrian Putra Tutupary NIM : 672010010 Program Studi : Teknik Informatika Fakultas : Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga 2013 [pic] Lembar Persetujuan Laporan Kerja Praktek Di SETDA PROVINSI JAWA TENGAH Disusun Oleh: Alvin Adrian Putra Tutupary 672010010 Telah diperiksa dan di setujui oleh: [pic] Kata Pengantar Sembah dan puji syukur dipanjatkan kepada kehadiratmu Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmatNya penulis dapat menyelesaikan tanggung jawab melaksanakan kerja praktek di Biro Hubungan Masyarakat Setda Jawa Tengah pada tanggal 6 Mei 2013 - 28 Juni 2013 serta menyelesaikan laporan kerja praktek. Selama pelaksanaan kerjak praktek, banyak pengetahuan dan pengalaman yang penulis dapat dalam dunia kerja. Dalam melengkapi Kerja Praktek sebagai mata kuliah wajib di Universitas Kristen Satya Wacana penulis membuat laporan ini dengan judul “Perancangan Aplikasi Launcher Website Biro Hubungan Masyarakat Setda Jawa Tengah Berbasis Android”. Oleh karena itu dalam kesempatan ini, penulis menyampaikan terimakasih atas segala doa, bimbingan, dukungan, dan saran hingga terselesaikannya laporan kerja praktek ini kepada: 1.......

Words: 4085 - Pages: 17

Analisis Laporan Keuangan

...memperlihatkan bahwa kinerja PT. Ultra Jaya kurang baik di tahun yang bersangkutan. * Net Profit Margin Net profit margin merupakan rasio perbandingan antara laba bersih setelah pajak dengan penjualan (Warsosno,2003:37). Besarnya perhitungan margin laba bersih menunjukkan seberapa besar laba setelah pajak yang diperoleh perusahaan untuk tingkat penjualan tertentu. Rumus Net Profit Margin: Net Profit Margin = Net ProfitNet Sales Perhitungan Net Profit Margin pada PT. Ultra Jaya: * 2012 Net Profit Margin = Rp.353.432.000.000Rp.2.809.851.000.000 Net Profit Margin = 0.125783227 = 12.58% * 2013 Net Profit Margin = Rp.325.127.000.000Rp.3.460.231.000.000 Net Profit Margin = 0.093961068 = 9.4% * 2014 Net Profit Margin = Rp.283.361.000.000Rp.3.916.789.000.000 Net Profit Margin = 0.07234523 = 7.23% Nilai Net Profit Margin pada PT. Ultra Jaya pada tahun 2012, 2013, dan 2014 secara berturut-turut sebesar 12.58%; 9.4%; 7.23% artinya dari volume penjualan bersih akan menghasilkan laba bersih sebesar persentase tersebut. Net profit margin PT Ultra Jaya selama tahun 2012 sampai tahun 2014 mengalami penurunan setiap tahunnya. Menurunnya net profit margin dari tahun ke tahun menunjukkan kinerja perusahaan yang kurang baik karena laba bersih dari setiap penjualan yang diperoleh oleh PT Ultra Jaya semakin tahun semakin menurun. * Return On Asset Return on Assets (ROA) merupakan salah satu rasio profitabilitas. Dalam analisis laporan......

Words: 3951 - Pages: 16

Penilaian Kinerja Keuangan Pt Wijaya Karya (Persero), Tbk

...PENGGUNAAN ANALISA RASIO KEUANGAN SEBAGAI DASAR PENILAIAN KINERJA KEUANGAN PT WIJAYA KARYA (Persero), Tbk Periode 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2013 I. PENDAHULUAN Gambaran Umum Perusahaan PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk atau singkatnya disebut WIKA merupakan perusahaan hasil nasionalisasi perusahaan belanda Naamloze Vennotschap Technische Handel Maatschappij en Bouwbedijf Vin en Co. Atau NV Vis en CO. WIKA didirikan pada tahun 1960 sebagai Badan Usaha Milik Negara. WIKA adalah salah satu perusahaan konstruksi besar yang sudah banyak berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Salah satu proyek besarnya adalah pembangunan Jembatan Suramadu yang kini sudah dimanfaatkan oleh masyarakat. WIKA juga dikenal sebagai perusahaan kontrusi yang banyak memenangkan tender proyek infrastruktur tanah air. Pada sejarah awal kinerja perusahaan ini adalah saat tahun 1972, dimana pada saat itu nama Perusahaan Negara Bangunan Widjaja Karja berubah menjadi PT Wijaya Karya. WIKA kemudian berkembang menjadi sebuah kontraktor konstruksi dengan menangani berbagai proyek penting seperti pemasangan jaringan listrik di Asahan dan proyek irigasi Jatiluhur. Satu dekade kemudian, pada tahun 1982, WIKA melakukan perluasan divisi dengan dibentuknya beberapa divisi baru, yaitu Divisi Sipil Umum, Divisi Bangunan Gedung, Divisi Sarana Papan, Divisi Produk Beton dan Metal, Divisi Konstruksi Industri, Divisi Energy, dan Divisi Perdagangan. Proyek yang ditangani saat itu......

Words: 1980 - Pages: 8

Laporan Balanced Scorecard

...LAPORAN KINERJA PT MITRA SEJAGAD DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD |Perspektif |Key Performance Indicators (KPI) |Keterangan | |KEUANGAN |Sales (Penjualan) |Mulai tahun 2003 sampai dengan tahun 2007 penjualan yang terjadi sudah | | | |memenuhi target sesuai yang telah direncanakan dan dari tahun ke tahun | | | |mengalami peningkatan penjualan. Perbandingan penjualan dapat dilihat pada| | | |Tabel 1. | | |Return On Investment (ROI) |ROI sudah mengalami peningkatan hingga mendekati target 24% per tahun pada| | | |tahun ke-3, namun karena adanya penambahan 4 toko pada tahun 2006 | | | |menjadikan ROI turun. Perbadingan fluktuasi ROI dapat dilihat pada Tabel | | | |1. | |PELAYANAN PELANGGAN |Tingkat kepuasan pelanggan |Hasil kuesioner pelanggan dengan model skala 1 – 4......

Words: 542 - Pages: 3